Program Studi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar
181 dokumen ditemukan
Pengaruh Model Pembelajaran Hands On Activity Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Murid Kelas III SD Negeri 22/12 Salebbo Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Nur Aliyah Addas, 2022. Pengaruh Model Pembelajaran Hands On Activity Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Murid Kelas III SD Negeri 22/12 Salebbo Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Skripsi program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar jurusan Ilmu Pendidikan (dibimbing oleh H.Muh.Basri dan Sri Rahayuningsi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Hands On Activity terhadap hasil belajar IPA pada murid kelas III SD Negeri 22/12 Salebbo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode Pretest and Posttets Only Control Desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas rendah dan kelas tinggi SD Negeri 22/12 Salebbo dengan jumlah sampel 20 murid yaitu 9 laki-laki dan 11 perempuan. Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan tes sedangkan tenik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan tenik analisis inferensial yang menggunakan uji gain ternormalitas, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA di Kelas III SD Negeri 22/12 Salebbo kecematan Bungoro Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan yang dibuktikan dengan thitung -7.493 >ttabel 2.101 dengan uji hiotesis Ho menolak dan H1 menerima
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Whole Language Tipe Journal Writing Berbantuan Sarana Audio Visual dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V UPT SDN 42 Biraeng, Kec. Minasatene, Kab. Pangkep.
Nurul Indah Sari, 2022. Penerapan Model Pembelajaran Whole Language Tipe Journal Writing Berbantuan Media Audio Visual dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V UPT SDN 42 Biraeng, Kec. Minasatene, Kab. Pangkep.Skripsi. Dibimbing oleh A. Zam Immawan Alam dan Khaerun Nisaa Tayyibu. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dapat disimpulkan bahwa penerapan Whole Language Tipe Journal Writing dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas V SDN42 Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, hal ini dibuktikan pada data hasil tes keterampilan menulis siswa pada siklus 1 rata-rata nilai dengan jumlah ketuntasan 6 siswa yang berada pada kategori tuntas dan 15 siswa berada pada kategori tidak tuntas pada siklus 1 masih mengalami beberapa kendala sehingga dilakukan evaluasi dan perbaikan di siklus II di mana data yang diperoleh dari hasil tes keterampilan menulis siswa rata-rata nilai dengan jumlah ketuntasan 18 siswa yang berada pada kategori tuntas dan 3 siswa berada pada kategori tidak tuntas degan presentasi ketuntasan sebesar 86% dimana presentasi klasikal yang telah di tentukan sebesar 85% dari analisis di atas sudah memenuhi syarat keberhasilan penelitiaan ini.
Skripsi & TesisHubungan Antara Manajemen Kelas dengan Hasil Belajar Siswa SDN 11 Pulau Kalu Kalukuang Kecamatan Liukang Kalmas Kabupaten Pangkep
MUHAMMAD MAHDI. 2022. Hubungan Antara Manajemen Kelas Dengan Hasil Belajar Siswa SDN 11 Pulau Kalu -Kalukuang Kecamatan Liukang Kalmas Kabupaten Pangkep. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif Koefisien korelasi adalah suatu alat statistik. Dengan jumlah populasi sebyang 155 Jumlah sampel sebanyak 60 siswa diperoleh dari jumlah populasi sebanyak 155 dari 3 kelas orang siswa, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan Sampel Acak Sederhana pa. metode analisis data menggunakan uji korelasi, analisis regeresi sederhana, regresi uji t tes dan persentase. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa signifikan antara manajemen kelas dengan hasil belajar siswa di SD Negeri 11 Kalukaukuang. Dengan perolehan nilai koefisien korelasi sebesar 0,902 dengan tingkat signifikansi 0,00 berada dalam kategori sangat kuat. Hubungan yang positif tersebut dinyatakan dengan adanya kontribusi variabel X (manajemen kelas) dengan variabel Y (hasil belajar siswa) melalui koefisien determinasi. Dari hasil perhitungan koefisien determinasi adalah 0.813 hal ini dicerminkan bahwa manajemen kelas hanya dapat memberikan kontribusi 81,3% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor tersebut berupa faktor eksternal lainnya seperti kondisi lingkungan siswa dan unsur-unsur dinamis dalam belajar. Sedangkan juga faktor internal diantaranya cita-cita siswa, kemampuan siswa.
Skripsi & TesisPeningkatan keterampilan bercerita siswa melalui model talking stick pada siswa kelas III Di SDN 21 Bontorannu
Agustini Halim, 2021. Peningkatan keterampilan bercerita siswa melalui model talking stick pada siswa kelas III Di SDN 21 Bontorannu. Skripsi. Dibimbing oleh Aztri Fithrayani Alam SH.S.Pd.,MH. Dan Khaerun Nisaβa Tayibu, S.Pd.,M.Pd, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini menelaah penerapan metode Talking Stick untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa di kelas III SD Negeri 21 Bontorannu. Masalah utama penelitian ini adalah apakah model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan keterampilan bercerita pada siswa kelas III di SD Negeri 21 Bontorannu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa melalui model Talking Stick pada siswa kelas III di SDN 21 Bontorannu. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 18 subjek penelitian yaitu siswa kelas III di SDN 21 Bontorannu. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen, lembar observasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan model Talking Stick dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa pada siklus I dengan persentase ketuntasan 44,4% (kurang) meningkat pada siklus II dengan persentase ketuntasan 83,3% (baik), (2) Setelah penerapan model Talking Stick, hasil aktivitas siswa dan guru juga mengalami peningkatan dari rata-rata aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 sebesar 66,66% (cukup) pada pertemuan 2 sebesar 74,07% meningkat pada siklus II dengan rata-rata persentase pada pertemuan 1 sebesar 85,18% (baik) dan pada pertemuan 2 sebesar 92,59% (baik). Kemudian peningkatan aktvitas guru dapat dilihat dari rata-rata persentase siklus I pada pertemuan 1 sebesar 80,55% (baik) pada pertemuan 2 sebesar 83,33% (baik) meningkat pada siklus II dengan persentase pada pertemuan 1 sebesar 88,88% (baik) pada pertemuan 2 sebesar 91,66% (baik)
Skripsi & TesisPengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay (CRH) Terhadap Keaktifan dan Keterampilan Berbicra Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonsesia Kelas V SD Negeri 2 Labakkang
Harayana, 2021. Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay (CRH) Terhadap Keaktifan dan Keterampilan Berbicara Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 2 Labakkang. Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Hj. A. Erni Ratna Dewi, M.Si, dan Khaerun Nisaβa Tayibu, S.Pd.,M.Pd., Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran course review horay terhadap keaktifan dan keterampilan berbicara siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 2 Labakkang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 32 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V yang terdiri dari 16 siswa kelompok kontrol dan 16 siswa kelompok eksperimen di SD Negeri 2 Labakkang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket (kuesioner), tes serta observasi aktivitas siswa. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, yaitu berupa uji f. Hasil penelitian menunjukkan : hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor keaktifan kelompok kontrol adalah 63,31 dan rata-rata skor keaktifan dari kelompok eksperimen adalah 70,18 Kemudian untuk analisis statistik deskriptif keterampilan berbicara siswa kelompok kontrol diperoleh rata-rata skor 26,94. dan rata rata skor keterampilan berbicara kelompok eksperimen adalah 28,44. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial : uji normalitas kelompok eksperimen pada keterampilan berbicara diperoleh sig. 0.66 dan kelompok kontrol 0.09 Berarti Ξ± (0.66 > 0.05 dan 0.09 > 0.05) dan berdistribusi normal. Uji F simultan diperoleh nilai sebesar 0.003 < 0.05 dan nilai F hitung 9.613 > F tabel 3.74 hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara keaktifan dan keterampilan berbicara secara simultan terhadap Y (Course Review Horay). Hasil perhitungan uji t diperoleh t hitung 3.441 > t tabel 2.160 dan nilai sig. 0.007, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh keterampilan berbicara terhadap Course Review Horay. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Course Review Horay memiliki pengaruh terhadap keaktifan dan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri 2 Labakkang.
Skripsi & TesisPengaruh model pembelajaran Think Pair Share Terhadap Pemahaman Konsep Daur Hidup Hewan Kelas V SD Negeri 21 Bonto Rannu
Lisdawati, 2022. Pengaruh model pembelajaran Think Pair Share Terhadap Pemahaman Konsep Daur Hidup Hewan Kelas V SD Negeri 21 Bonto Rannu. Skripsi. Dibimbing oleh Hasbahuddin, dan A. Aztri Fithrayani Alam. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini menelaah tentang Pengaruh model pembelajaran Think Pair Share Terhadap Pemahaman Konsep Daur Hidup Hewan Kelas V SD Negeri 21 Bonto Rannu.. Masalah utama dalam penelitian ini adalah: Apakah model pembelajaran think pair share berpengaruh terhadap pemahaman konsep daur hidup hewan kelas V SD Negeri 21 Bonto Rannu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran think pair share terhadap pemahamn konsep daur hidup hewan kelas V SD Negeri 21 Bonto Rannu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 24 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V yang terdiri dari 14 kelas kontrol dan 14 kelas eksperimen di SD Negeri 21 Bonto Rannu. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes pemahaman konsep siswa dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, yaitu t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor pemahaman konsep siswa kelas kontrol adalah 62.50 dan rata-rata skor pemahaman konsep siswa kelas eksperimen adalah 75.00. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial : uji normalitas kelompok kontrol di peroleh nilai Ξ± (0,096 > 0,05) dan kelas eksperimen Ξ± (0,200, > 0,05). Uji hipotesis diperoleh nilai Sig < Ξ± yaitu 0,000 > 0,05 atau Thitung > Ttabel yaitu 0,803> 0,05 sehingga dapat di simpulkan bahwa H1 diterima dan Ho ditolak berarti terdapat pengaruh model pembelajaran think pair share terhadap pemahaman konsep daur hidup hewan kelas V di SDN 21 Bonto Rannu Tahun Ajaran 2021/2022.
Skripsi & TesisPengaruh Penggunaan Model Cooperative Script Terhadap Keterampilan Berbicara Pada Siswa Kelas V SD Negerei 30 Pulau Karanrang Kab.Pangkajene & Kepulauan
Normi.S, 2022. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Keterampilan Berbicara Pada Siswa Kelas V SD Negeri 30 Pulau Karanrang Kab. Pangkajene & Kepulauan. Skripsi ini dibimbing oleh Patolla Muhajir dan Rahmah Kumullah. Program Studi Guru Sekolah Dasar. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Keterampilan Berbicara Pada Siswa Kelas V SD Negeri 30 Pulau Karanrang Kab. Pangkajene & Kepulauan. Masalah Utama Penelitian ini adalah: Apakah Cooperative Script Berpengaruh terhadap keterampilan berbicara pada siswa kelas V SD Negeri 30 Pulau Karanrang Kab. Pangkajene & Kepulauan. Tujuan Penelitian ini yaitu: untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Model Cooperative Script Terhadap Keterampilan Berbicara Pada Siswa Kelas V SD Negeri 30 Pulau Karanrang Kab. Pangkajene & Kepulauan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 25 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas VA yang terdiri dari 13 kelompok eksperimen dan 12 kelompok kontrol di SD Negeri 30 Pulau Karanrang. Pengumpulan Data dengan menggunakan tes dan observasi aktivitas siswa. Teknik Analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji t. Hasil Penelitian menunjukkan: berdasarkan hasil analisis: uji normalitas pretest dan posttest kelompok eksperimen diperoleh sig. 0,403 dan kelompok kontrol sig. 0,291 berarti Ξ± (0,403> 0,05 dan 0,291> 0,05) dan berdistribusi normal. Uji homogenitas diperoleh nilai Fhitung yaitu 0,153 dan nilai Ftabel yaitu 4,17, maka Fhitung β€ Ftabel (0,05) 0,153 β€ 4,17 ini menunjukkan bahwa data pada kedua kelompok memiliki variansi yang sama atau homogen (Ho diterima). Hasil perhitungan uji t diperoleh thitung = 57,346 dan nilai sig. (tailed 2) = 0,000. Sehingga thitung berada pada daerah penolakan yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima,sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa Cooperative Script memiliki pengaruh terhadap keterampilan berbicara pada siswa kelas V SD Negeri 30Pulau Karanrang Tahun Ajaran 2021/2022.
Skripsi & TesisPeningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Problem Based Leraning (PBL) Pada siswa Kelas V SD Negeri 17 Bontosunggu
Nursiah, 2022. Peningkatan hasil belajar IPS melalui model pembelajaran problem based learning (PBL) Pada siswa kelas V SD Negeri 17 BONTOSUNGGU. Skripi. Dibimbing oleh A.Shyam Sarjani Alam dan Abdul wahid , Program studi pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada siswa kelas V SD Negeri 17 BONTOSUNGGU. Penelitian ini di laksanakan dalam dua siklus di mana setiap siklus terdiri dari 4 pertemuan dengan subjek 22 siswa kelas V SD Negeri 17 BONTOSUNGGU. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument lembar observasi untuk melihat aktivitas guru dan siswa serta tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata siswa dan ketuntas belajar siswa. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 66.14 dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 76.59. ketuntasan belajar siswa siswa pada siklus I adalah 27,27% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 90,90%.
Skripsi & TesisUpaya Meningkatkan Hasil Belajar Murid Melalui Penerapan Model Problem Solving Murid Kelas IV SD Negeri 19 Kajuara
Rosmita, 2022. Upaya meningktkan hasil belajar murid melalui penerapan model problem solving di kelas IV SD Negeri 19 Kajuara . skripsi program studi pendidikan guru sekolah dasar keguruan dan ilmu pendidikan STKIP Andi Matappa Pangkep dibimbing oleh H. Muh. Basri, sebagai pembimbing I dan Rahmakumullah sebagai pembimbing II. Mengenai rumusan masalah penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar murid melalui model problem solving di kelas IV SD Negeri 19 Kajuara Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep.subjek dari penelitian ini adalah murid kelas IV tahun pelajaran 2021-2022 yang berjumlah 20 murid. Prosedur penelitian terdiri dari 4 tahap setiap siklusnya, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Adapun pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya hasil belajar murid dapat dilihat dari lembar obseravasi kegiatan belajar murid, yaitu pada siklus I sebesar 50,00% mengalami peningkatan pada siklus II yaitu 91,66% begitu juga pada hasil belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 65% dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu 90% sehingga terjadi peningkatan nilai dari siklus I ke siklus II dan tidak perlu dilakukan siklus III. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bashwa penerapan model problem solving dapat meningkatkan hasilbelajar murid pada mata pelajaran PKn di kelas IV SD Negeri 19 Kajuara Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep
Skripsi & TesisPengaruh Komunikasi Keluarga dan Komunikasi Sekolah Terhadap Hasil Belajar Siswa SDN 1 Dewakang Lompo
Ince Suriani, 2022. Pengaruh Komunikasi Keluarga Dan Komunikasi Sekolah Terhadap Hasil Belajar Siswa. Penelitian ini menelaah Pengaruh Komunikasi Keluarga Dan Komunikasi Sekolah Terhadap Hasil Belajar Siswa Masalah utama penelitian ini adalah : Apakah ada pengaruh Komunikasi keluarga dan komunikasi sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD 1 dewakang lompo kec. Kalmas ? Tujuan penelitian ini yaitu : untuk mengetahui apakah ada pengaruh intensitas Komunikasi keluarga dan komunikasi sekolah terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD 1 dewakang lompo kec. Kalmas. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD 1 dewakang lompo kec. Kalmas.. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proprotional random sampling yaitu: βSebuah sampel yang diambil sedemikian rupa sehingga setiap unit penelitian atau satuan elementer dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel. sampel dalam penelitian ini yaitu 10 siswa kelas IV A SDN 1 dewakang lompo kecamatan kalmas. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument angket dan dokumentasi Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, yaitu uji analisis normalitas data, uji analisis linear berganda, uji auto korelasi,uji hipotesis Hasil penelitian menunjukkan diketahui nilai signifikan untuk pengaruh komunikasi keluarga dan komunikasi sekolah secara simultan terhadap hasil belajar adalah sebesar 0,033 < 0,05 dan nilai F hitung 5,787 > F tabel 4,46, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh komunikasi sekolah dan komunikasi keluarga secara simultan terhadap hasil belajar siswa.
Skripsi & TesisMeningkatkan Keterampilan Bercerita Dengan Menggunakan Sarana Gambar Berseri Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Murid Kelas III Sekolah Dasar Negeri 37 Turungan
PIPIT LESTARI,2022. Meningkatkan Keterampilan Bercerita Dengan Menggunakan Media Gambar Berseri Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia murid Kelas III SD Negeri 37 Turungan Kecematan Labakkang Kabupaten Pangkejene. Skripsi Ini Dibimbing Oleh : (1) H. Muh. Basri Dan (2) Khaerun Nisaβa Tayyibu, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan STKIP Andi Matappa Pangkep. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan bercerita pada mata pembelajaran Bahasa Indonesia murid kelas III SD Negeri 37 Turungan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah penggunaan media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan dalam bercerita pada pembelajaran Bahasa Indonesia murid kelas III? Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan dalam bercerita dengan menggunakan media gambar berseri pada pembelajaran Bahasa Indonesia murid kelas III SD Negeri 37 Turungan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini memiliki dua titik fokus diantaranya adalah variabel terikat dan variabel bebas, dimana variabel bebas yaitu media gambar berseri dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan variabel terikat yaitu keterampilan bercerita dengan subjek penelitian adalah guru dan siswa dengan jumlah 11 siswa terdiri dari 9 lakilaki dan 2 perempuan. Teknik analisis pengumpulan data yang digunakan adalah analisis kualitatif yaitu melalui observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, tes dan dokumentasi, aktivitas guru pada siklus I berada pada kategori baik, pada siklus II pada kategori baik dan pada siklus III berada pada kategori baik. Aktivitas siswa pada siklus I berada pada kategori cukup, pada siklus II berada pada kategori baik, pada siklus III berada pada kategori baik. Hasil keterampila bercerita pada siklus I berada pada ketegori kurang sekali, maka dilakukan siklus ke II dengan kategori sangat baik dan pada siklus ke III hasil keterampilan bercerita sudah mencapai 100% atau berada pada kategori sangat baik. Kesimpulan dari penelitian ini dengan menerapkan model pembelajaran menggunkan media gambar berseri dapat meningkatkan keterampilan bercerita pada mata pembelajaran Bahasa Indonesia murid kelas III SD Negeri 37 Turungan.
Skripsi & TesisPeningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Pendekatan Integratif Siswa Kelas V SDN 219 Inpres Pannambungan
Marwah Muis, 2021 : Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Pendekatan Integratif Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN 219 Inpres Pannambungan Kabupaten Maros. Skripsi, Dibimbing oleh Aminullah Alam, dan Khaerun Nisaβa Tayibu, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas V SDN 219 Inpres Pannambungan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini ditunjukan dengan gejala-gejala sebagai berikut: masih rendahnya kepercayaan siswa berbicara di depan umum, siswa kurang mampu menjelaskan kembali isi bacaan yang dibacanya, dan siswa tidak ada yang berani bertanya kepada guru tentang isi teks bacaan yang kurang dipahaminya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pendekatan integratif dalam meningkatkan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN 219 Inpres Pannambungan Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus setiap siklus dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan. Tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan Tindakan, 2) Pelaksanaan Tindakan, 3) Observasi, 4) Refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 219 Inpres Pannambungan Kabupaten Sebanyak 30 orang. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu dengan menggunakan penerapan pendekatan integratif mengalami peningkatan dari hasil observasi guru dan siswa pada Siklus I, dan Siklus II. Pada siklus I hasil observasi guru pada pertemuan ke1 dan pertemuan ke2 berada pada kategori βBaikβ(A) sedangkan pada hasil observasi siswa pada pertemuan ke1 berada pada kategori βKurangβ (C), dan pada pertemuan ke2 berada pada ketegori βCukupβ (B). Pada siklus II hasil observasi guru pada pertemuan ke1 dan pertemuan ke2 berada pada kategori βBaikβ (A). Sedangkanhasilobservasisiswa pada pertemuan ke1 berada pada ketegori βCukupβ (B), dan pada pertemuan ke2 berada pada kategori βBaikβ (A). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan keterampilan berbicara siswa kelas V SDN 219 Inpres Pannambungan Kabupaten Maros melalui penerapan pendekatan integratif mengalami peningkatan.
Skripsi & TesisPenerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerita Pendek Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 37 Turungan
ARSI SAFITRI, 2021.Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerita Pendek dibimbing oleh (1) Dr. Hj. A. Erni Ratna Dewi, M.Si dan AmrullahMahmud,S.Pd., M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode Mind Mappingdapat meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek kelas IV SD Negri 37 Turungan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebayak dua siklus. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 37 Turungan yang berjumlah 22 siswa dengan laki-laki sebanyak 11 orang dan perempuan 11 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, skor rata-rata siswa 53 dengan persentase siswa yang tidak tuntas sebesar 68 %, dan siswa yang tuntas sebesar 31%. Sedangkan pada siklus II, skor rata-rata siswa adalah 81 dengan persentase siswa yang tidak tuntas sebesar 13% dan siswa yang tuntas sebesar 86 %.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode Mind Mappingdapat meningkatkan hasil menulis siswa kelas IV SD Negeri 37 Turungan, Kecamatan Labbakang.
Skripsi & TesisPengaruh Pembelajaran daring (Dalam Jaringan) Menggunakan Aplikasi Google meet Terhadap Motivasi Belajar siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV di SDN 29/4 Majannang
Fatmawati, 2021. Pengaruh Pembelajaran Daring (Dalam Jaringan) Menggunakan Aplikasi Google meet Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV di SDN 29/4 Majannang. Skripsi ini dibimbing oleh Hasbahuddin dan Aztri Fithrayani Alam. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pembelajaran Daring (Dalam Jaringan) Menggunakan Aplikasi Google meet Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA kelas IV di SDN 29/4 Majannang. Masalah utama dalam penelitian ini adalah: apakah pembelajaran daring (dalam jaringan) menggunakan aplikasi google meet berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV di SDN 29/4 Majannang. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring (dalam jaringan) menggunakan aplikasi google meet terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SDN 29/4 Majannang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 43 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas IV yang terdiri dari 22 siswa kelas eksperimen dan 21 siswa kelas kontrol di SDN 29/4 Majannang. Pengumpulan data dengan menggunakan angket/kuesioner dan observasi aktivitas siswa. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesisi. Hasil penelitian menunjukkan: Hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor motivasi belajar kelas eksperimen adalah 79 dan rata-rata skor motivasi belajar kelas kontrol adalah 68. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial: Uji normalitas kelas eksperimen diperoleh sig. 0,071 dan kelas kontrol sig. 0,529 berarti Ξ± (0,071 > 0,05 dan 0,529 > 0,05) dan berdistribusi normal. Uji homogenitas diperoleh nilai Fhitung yaitu 0,063 dan Ftabel yaitu 4,08. Maka, Fhitung < Ftabel 0,063 < 4,08 ini menunjukkan bahwa data pada ke dua kelas memiliki variansi yang sama atau homogen (Ho diterima). Hasil perhitungan uji t diperoleh nilai sig (2 tailed) 0,000 dengan Ξ± 0,05berarti 0,000 > 0,05. Sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran daring (dalam jaringan) menggunakan aplikasi google meet memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV di SDN 29/4 Majannang Tahun Ajaran 2021/2022.
Skripsi & TesisPeningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menggunakan Strategi Creativity Learning Di Kelas V SD Negeri 17 Bonto Sunggu
FITRI AGIVA HANDAYANI, 2021. Peningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menggunakan Strategi Creativity Learning Di Kelas V SD Negeri 17 Bonto Sunggu. Skripsi. Dibimbing oleh: (I) A. Shyam Sarjani Alam, dan (II) Rahmah Kumullah. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, STKIP ANDI MATAPPA. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA dengan menggunakan Model Creatvitiy Learning di kelas V SD Negeri 17 Bonto Sunggu. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah proses peningkatan hasil belajar IPA dengan menggunakan Model Creativity Learning di kelas V SD Negeri 17 Bonto Sunggu? Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah proses peningkatan hasil belajar IPA dengan menggunakan Model Creativity Learning di kelas V SD Negeri 17 Bonto Sunggu. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Fokus penelitian ini peningkatan hasil belajar IPA dengan menggunakan model Creativity Learning dengan subjek penelitian adalah guru dan siswa dengan jumlah 22 siswa yang terdiri dari 13 laki-laki dan 9 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan analisis kuantitatif. Aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa siklus I berada pada kategori cukup dan siklus II berada pada kategori sangat baik, setelah di terapkannya model Creativity Learning dalam proses pembelajaran, hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Pada siklus I hasil belajar siswa belum mencapai indikator ketuntasan sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa telah mencapai indikator ketuntasan yang ditetapkan. Kesimpulan dari penelitian ini dengan menggunakan model Creativity Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri 17 Bonto Sunggu.
Skripsi & TesisPenggunaan Metode Pembelajaran brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA materi daur Air kelas V di SD Negeri 5/33 Mattoangin
Harvina Kadir, 2021. Penggunaan Metode Pembelajaran Brainstorming Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran IPA Materi Daur Air Kelas V di SD Negeri 5/33 Mattoangin. Skripsi. Dibimbing oleh Salmiati dan A. Jaya Alam Passalowongi. Program studi Pendidikan guru sekolah dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Penggunaan Metode Pembelajaran Brainstorming Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran IPA Materi Daur Air Kelas V di SD Negeri 5/33 Mattoangin. Masalah utama penelitian ini adalah : (1). Bagaimana tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V dalam pembelajaran IPA materi Daur Air sebelum dan sesudah penggunaan metode brainstorming di SDN 5/33 Mattoangin. (2). Apakah ada pengaruh penggunaan metode brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA materi Daur Air siswa kelas V di SDN 5/33 Mattoangin. Tujuan penelitian ini yaitu : (1) Untuk Mengetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V dalam pembelajaran IPA Materi Daur Air sebelum dan sesudah penggunaan metode brainstrorming Di SDN 5/33 mattoangin. (2) Untuk Mengetahui Pengaruh Penggunaan Metode brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA Materi Daur Air siswa kelas V SDN 5/33 mattoangin. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif dengan true-ekserimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SD Negeri 5/33 Mattoangin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling dengan sampel kelas V-B sebagai kelas eksperimen dan kelas VA sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal pulihan ganda untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif peserta didik, serta lembar observasi keterlaksanaan metode Brainstorming dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitan menunjukkan bahwa : (1) Tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V -A dalam pembelajaran IPA sebelum penggunaan metode brainstorming dengan 42,85% kurang aktif. Sedangkan Tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V-B dalam pembelajaran IPA sesudah penggunaan metode brainstorming dengan 66,67% kreatif. (2) hasil statistik inferensial dengan menggunakan SPSS versi 20 diperoleh Sig(2.Tailed)< Ξ± atau (0,000 < 0,05), maka berdasrkan kriteria pengujian dapat dikatakan bahwa metode brainstorming berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif IPA di SD Negeri 5/33 Mattoangin.
Skripsi & TesisPeningkatan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS (Higher Order Thinking Skill) Siswa dalam Belajar Melalui Model PBL (Problem Based Learning) Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 17 Bonto Sunggu
Hasmi, 2021. Peningkatan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS (Higher Order Thinking Skill) Siswa dalam Belajar Melalui Model PBL (Problem Based Learning) Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 17 Bonto Sunggu. Skripsi ini dibimbing oleh : (I) H. Muh. Basri dan (II) Firdha Razak, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, jurusan Ilmu Pendidikan STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan model PBL (Problem Based Learning) dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa belajar pada mata pelajaran IPA. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan subjek penelitian adalah 22 jumlah siswa terdiri dari 8 lakilaki dan 14 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari pencapaian rata-rata pada siklus I persentase sebesar 65,62% meningkat pada siklus II menjadi 95,83%. Demikian pula pada aktivitas siswa mengalami peningkatan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I sebesar 64,58% meningkat menjadi 95,83% pada siklus II. Hal ini diikuti oleh dengan peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa pada siklus I persentase sebesar 71,50% meningkat pada siklus II menjadi 90,00%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dengan menerapkan model problem based learning dapat meningkatkan keterampilan HOTS pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 17 Bonto Sunggu.
Skripsi & TesisPeningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran (Problem Based Learning) Pada Siswa Kelas V SDN 5 Padanglampe
Muhammad Taufiq Tahir, 2021. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran (Problem Based Learning) Pada Siswa Kelas V SDN 5 Padanglampe. Skripsi. Dibimbing oleh H.A. Aminullah Alam dan Firdha Razak, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui model pembelajaran (Problem Based Learning) Pada Siswa Kelas V SDN 5 Padanglampe. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan terhadap 23 siswa kelas V di SD Negeri 5 Padanglampe. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 52,17% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 83,33%.
Skripsi & TesisPeningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran VAK (Visualization, Audiotory, Kinesthetic) pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas V Sekolah Dasar Negeri 19 Pacikombaja
Ningsi Angriani, 2021. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran VAK (Visualization, Audiotory, Kinesthetic) pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas V Sekolah Dasar Negeri 19 Pacikombaja. Skripsi. Dibimbing oleh A.Erni Ratna Dewi dan Abdul Wahid. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran VAK (viasualization, audiotory, kinesthetic) pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas V SD Negeri 19 Pacikombaja. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan terhadap 20 subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri 19 Pacikombaja. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata siswa dan ketuntasan belajar siswa. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 56 dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 79,5 ketuntasan belajar siswa pada siklus I 45% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 90%.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Discover Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan HOTS Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 9 Beroangin
NUR ASIRAH, 2021. Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 9 Beroangin. Skripsi. Dibimbing Oleh Hj. Andi Erni Ratna Dewi dan Khaerun Nisaβa Tayibu. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Penerapan Model Discovery learning untuk Meningkatkan Keterampilan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 9 Beroangin. Masalah utama penelitian ini yaitu siswa memiliki minat yang rendah pada mata pelajaran IPA, selain itu masalah dalam keterampilan HOTS, siswa masih kurang dalam berpikir dan memecahkan masalah yang di temukan, siswa belum berani dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi sendiri, tidak ada umpak balik antara guru dan siswa sehingga keterampilan HOTS siswa rendah. Tujuan penelitian ini yaitu model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan keterampilan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 9 beroangin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 9 Beroangin yang berjumlah sebanyak 20 siswa yang terdiri dari 12 laki-laki dan 8 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, tes, dan dokumentasi. Data hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar observasi guru dan siswa dan hasil test siswa, kemudian data ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptik kualitatif dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan keterampiran HOTS dapat dilakukan pada siklus I dengan nilai rata-rata 57,5 dengan persentase keberhasilan belajar secara klasikal yaitu 40%, dan mengalami peningkatan hasil tes keterampilan HOTS pada siklus II dengan nilai rata-rata 78 dengan persentase keberhasilan belajar secara klasikal yaitu 90%. Sehingga terjadi peningkatan nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II dan tidak perlu dilakukan siklus III. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan keterampilan higher order thinking skills (HOTS) pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 9 Beroangin Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.